Banyak pemilik kendaraan masih menebak-nebak kapan pajaknya jatuh tempo. Padahal tanggalnya tercetak jelas di STNK, dan ada satu tanggal lain yang tidak semua orang sadari — yang menentukan kapan harus cek fisik.
Tanggal di STNK: dua, bukan satu
Tengok halaman identifikasi STNK, di bagian kanan bawah:
- Masa berlaku pajak — tanggal di mana pajak tahunan harus dibayar. Ini yang disebut jatuh tempo pajak.
- Masa berlaku STNK — lima tahun dari tanggal penerbitan. Ini bukan pajak tahunan, tapi pengesahan STNK lima tahunan. Di tahun kelima, kendaraan harus dicek fisik di Samsat: nomor mesin dan rangka dicocokkan petugas.
Kalau Anda mau aman, perhatikan yang paling dekat di antara keduanya.
Tanggalnya sudah lewat? Ini artinya
Kalau tanggal pajak dilewati:
- Kendraaan masih boleh dipakai — pajak adalah kewajiban tahunan, bukan izin mengemudi harian.
- Tapi setiap bulan keterlambatan menambah bunga 1% dari PKB (maksimal 24 bulan), ditambah denda SWDKLLJ tetap.
- Kalau keterlambatan menumpuk bertahun-tahun, ada batas setelah mana data kendaraan dihapus dari registrasi. Setelah itu untuk memakainya lagi harus daftar ulang.
Bayar lebih awal itu untung
Ini yang jarang dipakai orang. Sejumlah daerah — termasuk Kalimantan Barat dalam program relaksasinya — memberi diskon untuk pembayaran sebelum jatuh tempo:
- Bayar 3 bulan lebih awal: potongan sekitar 5%
- 2 bulan lebih awal: sekitar 4%
- 1 bulan lebih awal sampai tanggal jatuh tempo: sekitar 3%
Untuk PKB Rp 1.500.000, potongan 5% berarti Rp 75.000 — setara bensin dua minggu. Sifat dan masa berlaku potongan ini ditetapkan pemerintah provinsi, jadi cek dulu apakah masih berlaku saat Anda membayar.
Yang tidak bisa ditawar
- SWDKLLJ ikut setiap tahun. Besarnya Rp 35.000 untuk motor dan Rp 143.000 untuk mobil. Ini bukan pajak, tapi satu paket di tagihan.
- Pengesahan STNK lima tahunan wajib cek fisik. Tidak bisa diwakilkan lewat aplikasi, termasuk lewat layanan pengurusan — yang bisa dibantu bagian lain, tapi bukan cek fisiknya.
- Pajak melekat pada kendaraan, bukan orang. Kendaraan tidak dipakai tetap kena pajak selama masih terdaftar atas nama Anda.
Kalau tanggalnya sudah dekat dan Anda sibuk
Anda tidak harus bisa hadir di Samsat untuk membayar pajak tahunan. Kirim foto STNK dan nomor rangka lewat aplikasi, petugas yang mengurus; Anda menerima rincian, membayar, dan struknya masuk WhatsApp. Dokumen pengesahan atau hasil pengurusan dikirim lewat kurir.
[Tarif, diskon, dan batas penghapusan registrasi mengikuti aturan provinsi dan dapat berubah. Diperiksa November 2026.]